Mulailah dari menulis dan membaca,,dari sana kau akan mencintai tulisan :))

Minggu, 08 Mei 2011

Berdiskusi dengan Malam

malam,,cerita apa lagi yang kau bawa saat ini??apakah masih tentang sepi?? sunyi?? kemunafikan?? atau kebekuan?? aku bosan disini. kapan kau punya cerita lain?? bolehkah kali ini aku yang bercerita padamu?? berdiskusi tentang semua ragu ku??

aku berdialog sendiri disini. mempertanyakan tentang sepi, tentang kebekuan, tentang kemunafikan bahkan tentang sebuah kepercayaan. apa kau tau arti sesungguhnya dari semua itu?? aku tak bisa mengartikannya sendiri. terlalu rumit bagiku.

aku masih terus bertanya kenapa selalu sepi yang ada bersamamu?? kenapa kau tak pernah sama dengan siang atau pagi?? lalu kenapa bintang dan bulan selalu ada disana?? sedang kan aku tak bisa sepertimu. tak ada yang mengawaniku disini kecuali sepi mu itu.

lalu malam ini,, aku hanya ingin bertanya kepadamu tentang kepercayaan. aku merasa tak pernah mendapatkannya dari siapapun. bahkan orang-orang yang mengaku menyayangiku. dan sangat menyayangiku. mereka tak pernah benar-benar mempercayaiku. kenapa?? sebenarnya aku hanya ingin bebas tapi tak lepas. aku ingin bebas melakukan apapun dengan batasan yang semestinya tlah ku ketahui. aku hanya ingin mereka tau bahwa aku bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah aku lakukan. tapi sampai saat ini tak ada yang memberiku kesempatan untuk melakukannya.

bagaimana cara ku mendapatkan kepercayaan itu?? aku lelah,,dan aku berharap padamu malam...semoga kau tak membiarkanku tergolek tanpa harapan lagi bahkan hanya untuk menikmati sepi mu dan tetap bisa berdiskusi denganmu.

2 komentar:

  1. akh,,malam memang selalu mengesalkan. dan aku juga mulai bosan, namun bukan berarti tak lagi tegar. hanya saja rasa pilu dari siksaan malam kian terasa disini. aku bosan, aku enggan, dan silahkan lanjutkan diskusimu dengan malam. tapi aku enggan menyapa malam, dia terlalu menyudutkanku pada sepi dan sunyi.

    BalasHapus
  2. eap,,ketika malam datang memang tak ada lagi yang bisa aku rasakan kecuali sepi na.
    mungkin aku mulai bisa menerima.
    hanya sepi yang mengawaniku ketika malam.

    dan aku mencoba untuk tetap berdiskusi dengan mereka melalui imajiku...
    hohoho

    BalasHapus