Mulailah dari menulis dan membaca,,dari sana kau akan mencintai tulisan :))

Jumat, 22 Juli 2011

sepasang renta di pertigaan


Sore itu sudah tak begitu panas. Aku menyusuri jalan menuju rumah kedua ku. Jalannya ramai, orang-orang berkendara kesana kemari tak ada hentinya. Aku tak begitu menghiraukannya. Aku masih menikmati suasana sore yang bagiku sejukna jarang sekali ku jumpai.
Ketika aku melewati sebuah pertigaan, kedua mataku tertuju pada sepasang renta yang duduk di tepi jalan, di pertigaan itu. Sepasang renta yang menjajakan bensin eceran. Langkahku terhenti. Aku duduk di tepian tak jauh dari mereka. Entah mengapa aku ingin terus melihat mereka. Sang kakek duduk terdiam sambil memandangi kendaraan yang terus berjalan. Nenek pun melakukan hal yang sama meski sesekali memandang wajah kakek yang terlihat pasrah. Ditangan na ada beberapa lembar uang ribuan. Mungkin hasil dari dagangan yang sudah terjual. Nenek itu seakan tak mau melepaskan uang itu walaupun untuk sekedar menyimpannya.
Hati dan pikiranku mulai turut campur. "Apakah beberapa lembar uang itu adalah hidup mereka??, apakah mereka juga memiliki cucu yang harus mereka hidupi??, kemana anak-anak mereka??, mengapa mereka harus ada di pertigaan ini??, mengapa seperti tak ada yang perduli??, mengapa semua penghuni jalan itu tak memandang mereka??" semua itu hanya berputar di pikiranku. Mataku memburam. Tetesan itu akhirnya jatuh juga. Aku menunduk tanpa bisa melakukan apa-apa. Aku ingin membantu mereka, Tapi aku tak bisa melakukan apa-apa.
Lalu aku melanjutkan langkahku. Tetesan dipipiku masih belum berhenti. Aku tak bisa terus duduk disana. Aku tak mau terus melihat harapan dimata mereka tanpa bisa melakukan apa-apa. Disepanjang jalan pikiranku masih terus memutar-mutar semua pertanyaan tadi. Dan tiba-tiba keluar sebuah kalimat dari mulutku "Aku tak akan membiarkan orang tuaku seperti itu".
Kakek,, nenek,, maav aku tak bisa berbuat apa-apa. Ternyata aku masih seorang pecundang yang takut melakukan apapun. :((

Rabu, 20 Juli 2011

saat kau tak disini :((




Ketika kau telah pergi menjauh,, jangan bawa serta hatimu jauh dari ku. Aku masih ingin menggenggamnya disini. Aku ingin tetap memegangnya. Tinggalkan hatimu disini dan bawa serta hatiku bersamamu. Ketika malam menyapa dengan sepi,, aku ingin hanya hatimu yang bersamaku melewatinya. Seperti malam ketika kita menelusuri jalan hanya untuk mencari sebuah kebersamaan dan mengusir kesendirian yang menjemukan.
Lalu ketika hujan turun dengan keramaian petir dan kawalan dingin,, aku ingin hatimu yang mampu membuatku yakin,, hanya kamu yang bisa memberiku pelukan yg begitu hangat dan menenangkan. walaupun saat ini kau tak ada disini,, di sampingku,, aku yakin disana kau juga ingin berada disini. Disaat aku merasa takut dan tak nyaman.
Aku tak ingin menangis lagi. Terisak dan tergugu dihadapanmu. Karna aku tau,, itu akan membuatmu semakin tak ingin meninggalkanku. Padahal aku tau ada lebih banyak orang yang menyayangimu dan menunggumu disana. Aku ingin kamu tau,, aku juga ingin kau pergi kesana. Aku tak ingin egois dan menahanmu disini. Disana adalah tempat terbaik untukmu.
Dan ketika tiba hari terakhir sebelum kau pergi,, aku bisa membuktikan bahwa aku bisa tak menangis. Aku mampu tersenyum dan melambaikan tangan padamu. Menatapmu hingga tembok-tembok itu menelanmu. Aku berhasil. Tapi tidak di dalam kamarku. Aku kembali menangis dan terisak. Aku bukan tak ingin membiarkanmu pergi tapi aku hanya berfikir tentang keberadaanku disini satu setengah bulan kedepan.
Aku tak akan menunggu siapapun pada hari sabtu. Tak ada cerita malam yang mengusir semua kantuk,, tak bisa jalan-jalan menelusuri jalan malioboro. Aku tak akan lagi mengharapkan ada yang mengusap kepalaku ketika aku mengeluhkan rasa sakit yang tiba-tiba muncul. Aku tak bisa lagi merasakan suapan-suapan yang membuatku semangat untuk makan. Tak ada lagi yang datang membawakan ice cream ketika aku marah seperti anak kecil. Tak ada coklat yang menemani ketika menunggu pesanan. Tak ada ciuman yang mendarat di keningku yang mengawal sebuah kalimat "Aku sayang kamu". Begitu banyak hal yang berbeda ketika kau jauh....
Waktu,, cepat bawa dia kembali kesini. Aku tak ingin berlama-lama seperti ini. I will so miss him....
In every saturday,, In every night,, in every rainiday,, In every time and second :((
Aku ingin segera menikmati riuhnya hujan bersamamu dan menyelesaikan keheningan malam ditengah riuhnya kota berdua lagi (^^,)

Senin, 04 Juli 2011

Tak Ada


Sekarang,,d atas kepalaku ==> aku berjalan diatas pasir putih,, ombak sedikit menyentuh kaki q,, angin seakan memanggilku dengan desiran na,, tangan kiri q menggenggam ice cream dan tangan kanan ku menggelayut pada tangan seseorang disampingku....



Sekarang,,di hadapanku ==> kamar brantakan,, tak ada pantae,, tak ada ombak,, tak ada seorangpun disini selain aku,,tak ada coklat ataupun ice cream,, tak ada....



nyata dan maya memang selalu terlihat berbeda.dan aku sepertinya tak begitu suka pada nyata.... :((

Sabtu, 11 Juni 2011

lagi,,lagi sendiri


Wooouuuuwwww,, lagi lagi aku membuka halaman ini ketika aku sendiri. Ketika kesepian melandaku dan sunyi seakan tak mau pergi. Hahahahahaha... Rasanya seperti tak adil untuk blogku,, atau mungkin para pembacanya yang sebenarnya menginginkanku menulis kebahagiaan disini. Tapi bagaimana lagi,,otak ku tak pernah mau mengeluarkan ide tulisan ketika aku bahagia.
Seperti saat ini,,lagi lagi aku akan menuliskan tentang kesendirianku. Aku bosan disini...Tak ada siapapun dan apapun yang menghiburku. Televisiku pun ku biarkan tak menyala. Musik di komputerpun enggan aku putar. Boneka boneka hanya ku biarkan tergeletak di tempat tidur. Biasanya aku berbicara pada mereka. Tapi saat ini aku enggan. Entah kenapa aku hanya menginginkan seseorang yang nyata sekarang. Tapi sayangnya tak ada yang bisa menemaniku disini. Meski hanya sekedar mengatakan "hae,,aku disini...Kau tak sendirian" lalu pergi lagi. Hohohohoho
Ea sudah lah,,yang penting aku masih bisa menulis. Paling tidak ini bisa membuatku sedikit bisa tersenyum. Meskipun aku tau itu adalah senyuman konyol pada diriku sendiri. Bodohnya aku... semoga tak ada yang mencoba melihatku disaat aku seperti ini. Jika ada,,pasti orang itu akan berkata "Dasar gila!! Tertawa dan berbicara sendiri" Hahahahaha
Sebentar-sebentar,,akan ku pastikan tak ada yang mencoba mengintipku....
Ohh,,aman!! Tak ada seorangpun disini. Hanya aku dan bayanganku. Lalu apa yang harus ku lakukan?? aku seakan kehilangan semangad untuk menjalani hari ini. Tak ada selera makan,, Tak ada niat untuk mandi dan keluar untuk mencari udara segar. Atau mungkin mencari kawan bicara. Kenapa tiba-tiba begini?? Seakan telah mengetahui yang akan terjadi,, tadi pagi pun mataku rasanya enggan terbuka. Kalau begitu kenapa aku memaksanya untuk terbuka??
Benar sadja,,sekarang aku ingin terpejam dan bermimpi lagi. Tapi tak bisa. Mataku mungkin marah karna tadi aq paksa untuk terbuka. Atau mungkin karena secangkir kopi yang saat ini tengah kunikmati bersama sepi.
Cicak !! kenapa kalian juga tak nampak?? bukankah kemaren kalian sempat bercengkramah diatasku?? Semut !! kau juga tak singgah di kamarku?? padahal ada gula yang tercecer karena kecerobohanku tadi pagi. Apakah kamarku begitu membosankan untuk kalian?? Atau karena kalian marah telah ku usir kemarin?? Kalau kalian datang sekarang,,aku takan mengusir kalian....
Tapi sudahlah... Aku tak bisa memaksa siapapun dan apapun untuk disini bersamaku sekarang. Aku harus tetap menikmati sendiriku sampai hari ini berakhir mungkin. Semoga sepi ini tak membunuhku. Dan semoga dia tak datang lagi esok. :((

Selasa, 24 Mei 2011

Sebuah Asa


Ketika kamu ingin pergi,,pergilah. Aku tak akan melarangmu jika itu memang keinginanmu. Setelah kau pergi,, jangan pernah melihatku lagi. Aku tak ingin kau tau bahwa aku masih disini dan aku tak akan pernah memalingkan pandanganku darimu. Sesungguhnya akupun tak pernah menginginkan kau pergi...

Aku tak ingin kembali sendiri dan merasakan sepi yang begitu menyiksa. Aku ingin kau tetap disini. Bersamaku menyambut pagi yang indah. Bersama embun dan kicauan burung,, menyaksikan cahaya matahari yang perlahan jatuh ke bumi.

Lalu kitapun tetap ada hingga malam menutup semua harapan untuk disimpan dan kembali mempersiapkan kehidupan esok dengan memejamkan mata. Dibawah cahaya bulan dan bintang yang begitu setia menemani kita yang berdua. Terlelap dalam pelukan sunyi yang dingin.

Aku ingin tetap merasakan sepi bersamamu. Bersama-sama tertawa dan menangis dalam kebisuan. Akupun ingin ada kamu ketika keramaian datang dengan semua kemunafikannya. Karena hanya kau yang tau bahasa kejujuran yang tercipta dalam diam. Aku ingin terus bersamamu. Dariku membuka mata hingga kembali memejamkannya. Dari kebisuan hingga tetap diam. Karena memang hanya kau yang ku mau.

Jumat, 20 Mei 2011

Izinkan Aku Menyayangimu :))



Andai kau ijinkan
Walau sekejap memandang
Kubuktikan kepadamu
Aku meiliki rasa

Cinta yang kupendam
Tak sempat aku nyatakan
Karena kau telah memilih
Menutup pintu hatimu

Ijinkan aku membuktikan
Inilah kesungguhan rasa
Ijinkan aku menyayangimu

Sayangku oh
Dengarkanlah isi hatiku
Cintaku oh
Dengarkanlah isi hatiku

Bila cinta tak mungkin menyatukan kita
Bila kita tak mungkin bersama
Aku tetap menyayangimu
Aku sayang padamu

Kamis, 19 Mei 2011

"Pelangi_qu"


Malam ini kata itu terdengar begitu luar biasa. Bahkan hingga menciptakan airmata. Satu kata yang menggambarkan keindahan yang baru kali ini aku rasakan begitu nyata. Yah,, aku baru sadar,, aku memiliki keluarga kecil disini. Keluarga kecil yang terus berusaha menjadi keluarga kecil yang bahagia. Yang tidak menjadi kerdil karena kekecilannya. Dan tidak menyerah karena ketidak berdayaannya. Kami adalah keluarga kecil yang pazti akan menjadi besar. Keluarga kecil yang akan selalu berusaha tersenyum dan bergandengan tangan. Kita tidak menggenggam,, tapi kita berpegangan tangan. Sebuah keluarga yang hanya memiliki tujuh anggota keluarga. Tapi ketujuh anggota itu akan menjadi tujuh warna yang berbeda dan mereka akan bersatu untuk menjadi indah. Seperti PELANGI.

Pelangi memang kecil d tengah langit yang luas. Pelangi memiliki 7 warna yang berbeda. Tetapi ketika semua perbedaan itu menjadi satu,, mereka akan indah. Bahkan mereka akan selalu membuat semua orang menatapnya dengan senyum kekaguman.
Aku yakin,,keluarga kecilku akan seperti pelangi. Meskipun kita hanya bertujuh,, kita akan tetap menghadirkan keindahan untuk setiap yang melihat kita. Jika merah hanya akan menjadi merah,,tak akan ada pelangi disini. Tapi ketika merah mampu menghadirkan jingga bersama kuning,, disanalah pelangi akan tetap ada. Begitupun kuning yang mampu menghadirkan hijau bersama biru,, biru yang menghadirkan nila bersama ungu. Mereka akan tetap ada ketika mereka mampu bekerja sama. Ketika satu warna itu hilang,, mungkin pelangi itu tak akan bisa terlihat lagi.
Pelangi ku,, tetaplah menghadirkan ketujuh warna itu untuk keindahanmu. Aku yakin,, kita pazti bisa menghadapi mendung yang ada dihadapan kita.

Saat mendung datang,, jangan pernah menghilang. Karena ketika hujan turun dengan lebatnya,, hujan akan bersedia reda untuk kita ketika kita mampu menghadirkan cahaya mentari kembali.
So,, semangad kawan2!!! Perjuangan kita untuk menjadi pelangi yang indah baru dimulai. Jangan pernah mengahiri sebuah awal karena kekecilan kita. Kita adalah KELUARGA KECIL yang pazti akan menjadi PELANGI yang indah.

Selasa, 17 Mei 2011

bad day !!

hari yang cerah,,indah sekali untuk jalan-jalan. apalagi ini hari libur. kemarin aku tak sabar menjalani hari ini. aku telah berhayal hari ini bisa menikmati hari bersamamu. pergi ketempat yang indah untuk menyegarkan pikiran yang telah begitu lusuh karena tuntutan beberapa hari yang lalu. dan langitpun rasa na ikut bahagia menyambut hari ini. matahari bersinar dengan ceria na. dan awan-awan turut bermain di antara na.

tapi ternyata semua na ngga sama kaya yang aku harapkan. aku tak bisa pergi kemana-mana. karena orang tua na datang. aku tak bisa marah sebab aku ngga berhak marah karena hal itu. aku mencoba mengerti. hanya bait-bait pesan pendek yang menggantikan na. namun seketika semua na menjadi tak lagi asik. lagi-lagi kau marah karna ketidak percayaanmu. aio lah,, jangan membuat hariku semakin tak berarti. aku hanya mecoba mengerti kawanku. dan aku hanya mencoba untuk jujur dan terbuka. jika itu salah,, apakah aku harus membohongimu??


sekarang aku enggan melakukan apapun. aku hanya bisa tergeletak lemas di kamar yang begitu tak menentu seperti ku. aku tak semestinya ada di kamar ini seorang diri. aku seharusnya menikmati hariku bersama siapapun asalkan tak sendiri. menikmati ruangan yang pengap dan semakin membuatku tak menentu.

seharusna aku tak disini....
bahkan hingga seorang kawanku datang dan berusaha menghadirkan senyuman,,aku tak bisa memberinya. karna saat ini aku tak ingin tersenyum. aku ingin menangis. aku ingin menangis dan berteriak "kapan kau akan mempercayaiku!!". lalu mencoba memeluknya erat hingga dia dapat merasakan bahwa aku memang menyayanginya dan tak pernah menginginkan dy pergi.

untuk malam ini aku ingin bersamamu. kau ingat,,malam ini kita genap 2bulan. aq pengen ngulang mlm minggu prtama kita hon,,

seandaina mlm ni qt bs sama- lagi... :(
tapi ea sudah lah,,kamu masih tetep ngga bisa percaya sama aku. kita masih tetep berantem,, dan aku juga masih akan tetap di kamar ini memandangi bintang di langit-langit na. semoga ini adalah pertengkaran terakhir kita. :'(

Kamis, 12 Mei 2011

"LELAH"

Aku lelah,, Sungguh aku lelah. Rasanya aku ingin menyerah. Aku ingin berhenti dan tak mau berfikir apapun lagi. Aku ingin pergi. Dan setelah ini aku akan benar-benar pergi. Aku benar-benar ingin menyerah sekarang. Aku tak sanggup berfikir lagi. Aku saat ini hanya ingin tergeletak, memandangi bintang diatasku. Aku ingin memejamkan mata lalu terlelap sejenak.
Aku lelaaaaahhh. Bukan ini yang aku inginkan. Bukan ini yang ingin aku dapatkan. Kenapa semua seakan-akan berteriak dan menuntutku?? Aku lelaaahhh. Aku hanya ingin duduk dan memandang apapun yang ada di depanku. Lalu pergi. Lalu tersenyum. Tak seperti ini. Aku tak bisa melihat apapun didepanku. Semua remang dan tak ada cahaya.
Boleh kah aku tak lagi disini?? Semua ini membuatku gila. Aku tak ingin lagi. Sungguh. Aku benar-benar tak ingin lagi. Aku ingin berdiri bersama angin,, berteriak lalu tertawa. Tak begini. Yang hanya berdiri diam,, tapi hatiku menjerit. Itu terasa begitu sakit dan menyiksaku. Aku tak pernah bisa menjerit disini. Seolah ada yang menyekat tenggorokanku. Hingga berbicarapun aku tak bisa. Entah apa yang menyekat tenggorokanku. Aku pikir,,semacam kemunafikan,, atau kebodohan?? Entah aku tak tau. Dan hingga saat ini aku tak bisa melepaskannya.
Boleh kah kali ini aku bicara sedikit?? Meski dengan bahasa kebisuan. Aku ingin menghentikan semua penat ini. Aku benar-benar telah merasa lelah. Aku tak ingin melanjutkannya meski hanya sampai besok atau lusa. Aku benar-benar tak sanggup. Aku ingin pergi.
Aku ingin mencoba berteriak bebas di tepi pantai. Berdiri di atas karang yang kokoh. Aku ingin berlari di tengah pepohonan yang menjulang tinggi. Tertawa bersama kicauan burung di atas dahannya.boleh kah?? Aku ingin tertidur di bawah pohon yang rindang di atas rumput hijau dan di tepi sebuah danau yang tenang. Bisa kah??
Aku ingin membunuh waktu yang sekarang berjalan disampingku. Rasanya aku ingin mengubah takdirku sendiri. Maaf tuhan,, aku tak akan pernah membencimu. Aku sangat mencintaimu, tapi aku begitu membenci kebodohanku sekarang. Dah bodohnya lagi,, aku tak tau apa yang harus ku lakukan sekarang. Aku benar-benar lelah. Aku ingin berhenti.
Aku tak ingin disini lagi. Aku tak ingin keadaan semakin menyiksaku. Aku hanya ingin semua ini cepat berakhir. Aku sudah tak sanggup. Boleh kah aku tertidur untuk 3 sampai 4 hari?? Aku tak ingin ada besok, lusa, dan besok na lagi. Aku hanya ingin ada di hari setelah hari itu. Besok aku tak ingin bangun... *.*

Minggu, 08 Mei 2011

Berdiskusi dengan Malam

malam,,cerita apa lagi yang kau bawa saat ini??apakah masih tentang sepi?? sunyi?? kemunafikan?? atau kebekuan?? aku bosan disini. kapan kau punya cerita lain?? bolehkah kali ini aku yang bercerita padamu?? berdiskusi tentang semua ragu ku??

aku berdialog sendiri disini. mempertanyakan tentang sepi, tentang kebekuan, tentang kemunafikan bahkan tentang sebuah kepercayaan. apa kau tau arti sesungguhnya dari semua itu?? aku tak bisa mengartikannya sendiri. terlalu rumit bagiku.

aku masih terus bertanya kenapa selalu sepi yang ada bersamamu?? kenapa kau tak pernah sama dengan siang atau pagi?? lalu kenapa bintang dan bulan selalu ada disana?? sedang kan aku tak bisa sepertimu. tak ada yang mengawaniku disini kecuali sepi mu itu.

lalu malam ini,, aku hanya ingin bertanya kepadamu tentang kepercayaan. aku merasa tak pernah mendapatkannya dari siapapun. bahkan orang-orang yang mengaku menyayangiku. dan sangat menyayangiku. mereka tak pernah benar-benar mempercayaiku. kenapa?? sebenarnya aku hanya ingin bebas tapi tak lepas. aku ingin bebas melakukan apapun dengan batasan yang semestinya tlah ku ketahui. aku hanya ingin mereka tau bahwa aku bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah aku lakukan. tapi sampai saat ini tak ada yang memberiku kesempatan untuk melakukannya.

bagaimana cara ku mendapatkan kepercayaan itu?? aku lelah,,dan aku berharap padamu malam...semoga kau tak membiarkanku tergolek tanpa harapan lagi bahkan hanya untuk menikmati sepi mu dan tetap bisa berdiskusi denganmu.

Rabu, 04 Mei 2011

malam menertawakanku !!

malam ini aku begitu merasa benar-benar tak punya apapun. malam yang biasanya hanya diam,,mungkin sekarang tengah menertawakanku. aku tak punya apa-apa disini. diam yang selama ini ku pertahankan untuk tak jadi munafik,,justru menusukku sampai ke ulu hati. tiba-tiba merasa jatuh hingga tak mampu bangkit lagi.

aku benci semua ini. aku ingin mengulang semua dan tak pernah ada di keadaan ini. aku tak bisa karena aku memang benci. mengapa keadaan memaksaku menyukai apa yang aku benci?? aku tak ingin seperti kalian !! aku ingin menjadi diriku yang dulu. yang masih begitu bebas tanpa merasakan beban yang begitu menekan pundakku.

kali ini benar-benar tak dapat ku atasi. semuanya seolah-olah mengeroyok ku. memburu ku dengan belati dan kayu penthungan di tangan mereka. itu yang sekarang ada di angan ku. seolah mereka tak ingin membiarkan aku hidup tenang. menikmati semua yang aku suka dan tak peduli dengan semua yang aku benci.

rasanya ingin berteriak "keluarkan aku!!" dan semua selesai. tapi tak mungkin. lalu apa yang bisa ku lakukan?? mempermalukan semuanya atau mempermalukan diriku sendiri dan menunjukan bahwa aku memang tak punya apa-apa dan tak bisa melakukan apa-apa. dan setelah itu,,mereka akan semakin yakin bahwa aku memang tak punya apa-apa.

kenapa harus aku?? kenapa harus di keadaan ini?? kenapa ada mereka?? atau kenapa aku harus ada disini?? kenapa tak orang lain yang mungkin bisa mengatasi semua ini?? kenapa harus aku yang tak punya apa-apa??

bahkan untuk mengeluarkan satu kata didepan mereka pun aku tak berani. aku ragu,,dan memilih untuk bungkam. lalu sekarang aku harus mengatakan begitu banyak kata. apa kalian ingin membunuhku pelan-pelan?? kalian menyiksaku. lantas apa namanya jika bukan menyiksa??

kenapa kalian seolah memaksaku melakukan sesuatu yang tak ku sukai?? aku bosann. aku hanya ingin semua berjalan tanpa tekanan,,tanpa beban. harapanku untuk mencari kenyamanan di tengah kalian sedikit demi sedikit seolah kandas oleh semua tuntutan itu.

ahh tai kucing !!
biarkan malam tetap tertawa melihatku seperti ini. aku sudah tak peduli.

diam-ku

saat semua orang bertnya,,"mengapa kau diam?? apa kau tak bisa bicara??". aku hanya tersenyum. aku hanya melebarkan mulutku. seperti tersenyum tapi bukan senyuman. ketika mereka kembali bertanya "kenapa kau tak mau bicara??apa kau tak berani pada kami??". akupun hanya melakukan hal yang sama. lalu ada seseorang yang memandangku dengan kebisuannya,, dia tersenyum padaku dan mendekat lalu berkata "aku tak akan memintamu berkata disini. tapi jika tak keberatan,,boleh kah aku berdiskusi denganmu melalui tulisan??" aku tersenyum dan cepat mengambil kertas dan pena. aku mencoba menuangkan semua yang ada di otakku. dan aku mulai nyaman. selama ini aku hanya bisa berdiskusi dengan otakku sendiri. bodoh mungkin karna dengan seperti itu aku tidak akan menemukan jawaban yang pasti dari kebimbanganku. tapi itu lah yang membuatku nyaman. kadang aku tertawa sendiri,,tersenyum,, bahkan tiba-tiba menggelengkan kepala. orang lain mungkin menganggapku aneh,,tapi tidak bagi diriku sendiri karena aku tengah berdiskusi dengan otakku sendiri. itulah jawaban dari semua diamku selama ini.hehehe

Jumat, 29 April 2011

dari hati untuk IBU

ibu telah membuatku menjadi seperti ini
membuatku dewasa dan mandiri
ibu yang mengajarkan aku arti kasih sayang
ibu memperkenalkan kesetiaan dan penghianatan
mengajarkanku rasa sakit,,
tapi juga memberiku kesempatan untuk merasa bangga

ibu yang selalu membuatku mencoba tersenyum dalam tangis
dia memberiku kelembutan...
dia tak pernah menunjukkan kelemahannya
dia selalu tersenyum saat hati dan raganya terluka
dia tak pernah membiarkan air matanya mengalir di depanku
meski terkadang aku tetap melihatnya

aku merindukan sosoknya yang lembut
aku ingin melihat senyum itu lagi
aku ingin sesekali mengusap airmatanya
aku ingin membalut lukanya

ibu,,aku ingin sesekali menghabiskan malam bersamamu
mengungkapkan semua cerita yang ada di hatiku
cerita yang selama ini belum sempat aku ungkapkan
cerita tentang sedihku,,bahagiaku,,dan semua bimbang dan raguku

ibu,,aku juga ingin sesekali kau hapus airmataku
aku ingin meletakkan kepalaku di pangkuanmu lagi
seperti waktu semua masih begitu polos
aku merindukan masa itu

aku tak ingin semua menjadi begitu berbeda
aku benar-benar ingin memelukmu lagi...

ibu,,maaf untuk semua kenakalanku
maaf untuk semua kata-kataku yang melawanmu
maaf untuk sebuah perasaan yang sempat meragukanmu
karena hingga batas waktu yang tak ku mengerti
kau tetap yang terbaik untukku dan mereka

Rabu, 27 April 2011

sejenak disini

sayank...
aku lelah...
boleh kah sejenak aku bersandar di bahumu??
aku berjanji ini hanya sesaat
dan aku tak akan membuatmu turut lelah bersamaku

aku hanya ingin mencoba berhenti dari semua ini
aku ingin sejenak memejamkan mata
dan mencoba tak melihat dunia yang begitu rumit

seandainya kau menyayangiku,,
boleh kah aku memintamu untuk memelukku??
aku ingin ada seseorang yang meringankan bebanku

jika kau memelukku,,
aku berjanji akan memelukmu lebih erat
dan lebih erat lagi...

aku ingin sejenak terlelap di pelukanmu
melepaskan diri dari semua kemunafikan manusia
mencari kejujuran dari setiap degup jantungmu
dah kehangatan hembusan nafasmu

tapi jika kau ingin pergi,,
pergilah sekarang juga
sebelum aku memegang tanganmu dan berkata
"jangan pernah pergi dariku"

dan,,ketika kau berbalik untuk meninggalkanku
jangan pernah lagi melihatku
karna aku tak mau kau tau
aku tak pernah memalingkan diriku darimu

Sabtu, 23 April 2011

tak tau apa

Aaaaaarrghhhhhhhhhhh
Aku bosaaaannnn
Semua hanya berputar-putar di kepalaku
Tanpa ada satu pun yang mencoba keluar
Dan membiarkanku tenang sejenak

Apa sebenarnya yang mereka cari di otakku??
Apakah mereka tak pernah tau,,
Mereka bisa membuatku gila.

Bosan,,penat,,berputar,,pusing,,
Dan akhirnya terkapar...
Hanya bisa berkata ”Tak apa-apa”
Dan lagi-lagi kemunafikan.

Kamis, 21 April 2011

Teriak Ku

Aku sedang tak ingin menulis !!
Aku enggan berdiskusi lagi dengan sepi !!
Aku hanya ingin duduk !!
Memandang kosong kedepan,,lalu menangis !!
Hingga angin menyadarkanku dan membawaku kembali duduk
Dengan senyuman
Dan merasakan desirannya yang membawaku pergi dari sepi ku
membuatku sadar,,aku disini bersamanya...
angin,,langit,,senja,,kicau burung,,dan seseorang di hatiku.

satu kata "PENAT"

Ketika telah ada seseorang yang mengisi hati dan hari ku
Aku senang,,aku bahagia,,
Aku merasa tak sendiri disini.
Aku merasa memiliki kawan untuk setiap rasa yg aku miliki
Untuk selalu membaginya tanpa harus merasa sungkan
Karna aku pikir dia memang seharusnya tau aku yang sebenarnya

Lalu sekarang,, aku memiliki kepenatan
Tentang keadaan yang saat ini tak dapat aku terima sepenuhnya
Keadaan yang mungkin membuatku merasa terbebani
Bahkan membuatku bosan
Dan aku belum bisa menggantinya atau mengikutinya

Bukan tentang seseorang yang ada di hatiku,,
Tapi tentang apa yang harus aku lakukan hari ini dan besok dan besoknya lagi
Untuk hal yang sampai saat ini tak bisa sejalan dengan pikiranku
Aku sudah,,bahkan selalu mencoba untuk menerimanya
Tapi tetap tak bisa

Kadang aku berpikir aku akan meninggalkannya
Dan menggantinya dengan keadaan yang aku inginkan
Tapi aku rasa aku tak bisa begitu sadja menyingkirkannya
Setelah semua yang aku dapat dari semua keadaan ini pun mengajarkan ku sesuatu

Tentang malam yang selalu berkawan sepi
Tentang pagi yang selalu meneteskan embun di setiap lembaran daun
Tentang siang dengan kekejaman mentari

Tentang malam yang akan terkalahkan pagi
Pagi yang akan berganti siang
Serta siang yang akan kembali pada malam


Begitu pula yang ku inginkan
Semua kepenatan ini akan menjemput sebuah ketenangan
Walau aku tak tau sampai kapan
Semoga seseorang itu akan terus menemaniku hingga semua kepenatanku ini pergi
Semoga....

Sabtu, 05 Februari 2011

Terima Kasih Tuhan :)

Terima kasih Tuhan,,

Engkau masih memberiku kesempatan untuk

Bisa merasakan indahnya mencintai seseorang

Indahnya senyuman yang selalu ingin aku lihat

Saat pagi menjemputku

Hangatnya kerinduan yang aku rasakan

Saat aku menginginkan dia ada disampingku

Semua itu begitu indah saat ini

Dan jangan pernah biarkan itu memudar karena waktu

10 Desember 2009

Senin, 31 Januari 2011

SAHABAT



Menurutku thu kata yang complicated banged. Banyak orang yang terjebak dalam kata itu tapi banyak juga orang yang sangad membutuhkannya. Aku sampe saat ini masih bingung sebenarnya pa sih arti dari kata itu??. Ada sebagian orang yang berpikir kalo sahabat adalah tempat berbagi. Suka, duka, kesedihan, kebahagiaan. Tapi pada kenyataannya,,banyak orang yang melupakan sahabatnya ketika dia sedang merasakan kebahagiaan. Dia hanya mengingat sahabatnya saat dia dalam kesulitan or lagi sedih. Bukankah itu tak adil?? Dan yang menurutku lebih ngga adil lagi adalah ketika orang berfikir kalo sahabat tak pernah bisa berubah menjadi cinta. Buat aku itu fine-fine aja. Selama mereka bisa tetep megang komitmen kalo mereka berawal dari persahabatan jadi,,mereka harus sadar kalo mereka juga harus berakhir dengan persahabatan juga. So,, nothing problem. Aku ngga suka aja persahabatan justru jadi bomerang buat banyak orang. Bahkan aku sendiri telah merasakannya. Seandainya sekarang aku harus memilih,,aku tak punya pilihan. Aku sayang sama dia. Tapi status kita sekarang adalah sahabat dan dia adalah orang yang beranggapan kalo sahabat ngga pernah bisa berubah jadi cinta. Sekarang,,mungkin aku Cuma bisa berdoa semoga ada keajaiban yang bisa mengubah pemikirannya. Bukan hanya dia,,tapi semua orang yang berpendapat seperti itu. Mungkin mereka ngga pernah berfikir kalo karena mereka banyak orang yang terjebak dalam situasi yang sulit dan menyiksa hati. Tapi semoga saja tak banyak orang yang bernasib sama dengan aku.