hari yang cerah,,indah sekali untuk jalan-jalan. apalagi ini hari libur. kemarin aku tak sabar menjalani hari ini. aku telah berhayal hari ini bisa menikmati hari bersamamu. pergi ketempat yang indah untuk menyegarkan pikiran yang telah begitu lusuh karena tuntutan beberapa hari yang lalu. dan langitpun rasa na ikut bahagia menyambut hari ini. matahari bersinar dengan ceria na. dan awan-awan turut bermain di antara na.
tapi ternyata semua na ngga sama kaya yang aku harapkan. aku tak bisa pergi kemana-mana. karena orang tua na datang. aku tak bisa marah sebab aku ngga berhak marah karena hal itu. aku mencoba mengerti. hanya bait-bait pesan pendek yang menggantikan na. namun seketika semua na menjadi tak lagi asik. lagi-lagi kau marah karna ketidak percayaanmu. aio lah,, jangan membuat hariku semakin tak berarti. aku hanya mecoba mengerti kawanku. dan aku hanya mencoba untuk jujur dan terbuka. jika itu salah,, apakah aku harus membohongimu??
sekarang aku enggan melakukan apapun. aku hanya bisa tergeletak lemas di kamar yang begitu tak menentu seperti ku. aku tak semestinya ada di kamar ini seorang diri. aku seharusnya menikmati hariku bersama siapapun asalkan tak sendiri. menikmati ruangan yang pengap dan semakin membuatku tak menentu.
seharusna aku tak disini....
bahkan hingga seorang kawanku datang dan berusaha menghadirkan senyuman,,aku tak bisa memberinya. karna saat ini aku tak ingin tersenyum. aku ingin menangis. aku ingin menangis dan berteriak "kapan kau akan mempercayaiku!!". lalu mencoba memeluknya erat hingga dia dapat merasakan bahwa aku memang menyayanginya dan tak pernah menginginkan dy pergi.
untuk malam ini aku ingin bersamamu. kau ingat,,malam ini kita genap 2bulan. aq pengen ngulang mlm minggu prtama kita hon,,
seandaina mlm ni qt bs sama- lagi... :(
tapi ea sudah lah,,kamu masih tetep ngga bisa percaya sama aku. kita masih tetep berantem,, dan aku juga masih akan tetap di kamar ini memandangi bintang di langit-langit na. semoga ini adalah pertengkaran terakhir kita. :'(
Mulailah dari menulis dan membaca,,dari sana kau akan mencintai tulisan :))
Selasa, 17 Mei 2011
Kamis, 12 Mei 2011
"LELAH"
Aku lelah,, Sungguh aku lelah. Rasanya aku ingin menyerah. Aku ingin berhenti dan tak mau berfikir apapun lagi. Aku ingin pergi. Dan setelah ini aku akan benar-benar pergi. Aku benar-benar ingin menyerah sekarang. Aku tak sanggup berfikir lagi. Aku saat ini hanya ingin tergeletak, memandangi bintang diatasku. Aku ingin memejamkan mata lalu terlelap sejenak.
Aku lelaaaaahhh. Bukan ini yang aku inginkan. Bukan ini yang ingin aku dapatkan. Kenapa semua seakan-akan berteriak dan menuntutku?? Aku lelaaahhh. Aku hanya ingin duduk dan memandang apapun yang ada di depanku. Lalu pergi. Lalu tersenyum. Tak seperti ini. Aku tak bisa melihat apapun didepanku. Semua remang dan tak ada cahaya.
Boleh kah aku tak lagi disini?? Semua ini membuatku gila. Aku tak ingin lagi. Sungguh. Aku benar-benar tak ingin lagi. Aku ingin berdiri bersama angin,, berteriak lalu tertawa. Tak begini. Yang hanya berdiri diam,, tapi hatiku menjerit. Itu terasa begitu sakit dan menyiksaku. Aku tak pernah bisa menjerit disini. Seolah ada yang menyekat tenggorokanku. Hingga berbicarapun aku tak bisa. Entah apa yang menyekat tenggorokanku. Aku pikir,,semacam kemunafikan,, atau kebodohan?? Entah aku tak tau. Dan hingga saat ini aku tak bisa melepaskannya.
Boleh kah kali ini aku bicara sedikit?? Meski dengan bahasa kebisuan. Aku ingin menghentikan semua penat ini. Aku benar-benar telah merasa lelah. Aku tak ingin melanjutkannya meski hanya sampai besok atau lusa. Aku benar-benar tak sanggup. Aku ingin pergi.
Aku ingin mencoba berteriak bebas di tepi pantai. Berdiri di atas karang yang kokoh. Aku ingin berlari di tengah pepohonan yang menjulang tinggi. Tertawa bersama kicauan burung di atas dahannya.boleh kah?? Aku ingin tertidur di bawah pohon yang rindang di atas rumput hijau dan di tepi sebuah danau yang tenang. Bisa kah??
Aku ingin membunuh waktu yang sekarang berjalan disampingku. Rasanya aku ingin mengubah takdirku sendiri. Maaf tuhan,, aku tak akan pernah membencimu. Aku sangat mencintaimu, tapi aku begitu membenci kebodohanku sekarang. Dah bodohnya lagi,, aku tak tau apa yang harus ku lakukan sekarang. Aku benar-benar lelah. Aku ingin berhenti.
Aku tak ingin disini lagi. Aku tak ingin keadaan semakin menyiksaku. Aku hanya ingin semua ini cepat berakhir. Aku sudah tak sanggup. Boleh kah aku tertidur untuk 3 sampai 4 hari?? Aku tak ingin ada besok, lusa, dan besok na lagi. Aku hanya ingin ada di hari setelah hari itu. Besok aku tak ingin bangun... *.*
Aku lelaaaaahhh. Bukan ini yang aku inginkan. Bukan ini yang ingin aku dapatkan. Kenapa semua seakan-akan berteriak dan menuntutku?? Aku lelaaahhh. Aku hanya ingin duduk dan memandang apapun yang ada di depanku. Lalu pergi. Lalu tersenyum. Tak seperti ini. Aku tak bisa melihat apapun didepanku. Semua remang dan tak ada cahaya.
Boleh kah aku tak lagi disini?? Semua ini membuatku gila. Aku tak ingin lagi. Sungguh. Aku benar-benar tak ingin lagi. Aku ingin berdiri bersama angin,, berteriak lalu tertawa. Tak begini. Yang hanya berdiri diam,, tapi hatiku menjerit. Itu terasa begitu sakit dan menyiksaku. Aku tak pernah bisa menjerit disini. Seolah ada yang menyekat tenggorokanku. Hingga berbicarapun aku tak bisa. Entah apa yang menyekat tenggorokanku. Aku pikir,,semacam kemunafikan,, atau kebodohan?? Entah aku tak tau. Dan hingga saat ini aku tak bisa melepaskannya.
Boleh kah kali ini aku bicara sedikit?? Meski dengan bahasa kebisuan. Aku ingin menghentikan semua penat ini. Aku benar-benar telah merasa lelah. Aku tak ingin melanjutkannya meski hanya sampai besok atau lusa. Aku benar-benar tak sanggup. Aku ingin pergi.
Aku ingin mencoba berteriak bebas di tepi pantai. Berdiri di atas karang yang kokoh. Aku ingin berlari di tengah pepohonan yang menjulang tinggi. Tertawa bersama kicauan burung di atas dahannya.boleh kah?? Aku ingin tertidur di bawah pohon yang rindang di atas rumput hijau dan di tepi sebuah danau yang tenang. Bisa kah??
Aku ingin membunuh waktu yang sekarang berjalan disampingku. Rasanya aku ingin mengubah takdirku sendiri. Maaf tuhan,, aku tak akan pernah membencimu. Aku sangat mencintaimu, tapi aku begitu membenci kebodohanku sekarang. Dah bodohnya lagi,, aku tak tau apa yang harus ku lakukan sekarang. Aku benar-benar lelah. Aku ingin berhenti.
Aku tak ingin disini lagi. Aku tak ingin keadaan semakin menyiksaku. Aku hanya ingin semua ini cepat berakhir. Aku sudah tak sanggup. Boleh kah aku tertidur untuk 3 sampai 4 hari?? Aku tak ingin ada besok, lusa, dan besok na lagi. Aku hanya ingin ada di hari setelah hari itu. Besok aku tak ingin bangun... *.*
Minggu, 08 Mei 2011
Berdiskusi dengan Malam
malam,,cerita apa lagi yang kau bawa saat ini??apakah masih tentang sepi?? sunyi?? kemunafikan?? atau kebekuan?? aku bosan disini. kapan kau punya cerita lain?? bolehkah kali ini aku yang bercerita padamu?? berdiskusi tentang semua ragu ku??
aku berdialog sendiri disini. mempertanyakan tentang sepi, tentang kebekuan, tentang kemunafikan bahkan tentang sebuah kepercayaan. apa kau tau arti sesungguhnya dari semua itu?? aku tak bisa mengartikannya sendiri. terlalu rumit bagiku.
aku masih terus bertanya kenapa selalu sepi yang ada bersamamu?? kenapa kau tak pernah sama dengan siang atau pagi?? lalu kenapa bintang dan bulan selalu ada disana?? sedang kan aku tak bisa sepertimu. tak ada yang mengawaniku disini kecuali sepi mu itu.
lalu malam ini,, aku hanya ingin bertanya kepadamu tentang kepercayaan. aku merasa tak pernah mendapatkannya dari siapapun. bahkan orang-orang yang mengaku menyayangiku. dan sangat menyayangiku. mereka tak pernah benar-benar mempercayaiku. kenapa?? sebenarnya aku hanya ingin bebas tapi tak lepas. aku ingin bebas melakukan apapun dengan batasan yang semestinya tlah ku ketahui. aku hanya ingin mereka tau bahwa aku bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah aku lakukan. tapi sampai saat ini tak ada yang memberiku kesempatan untuk melakukannya.
bagaimana cara ku mendapatkan kepercayaan itu?? aku lelah,,dan aku berharap padamu malam...semoga kau tak membiarkanku tergolek tanpa harapan lagi bahkan hanya untuk menikmati sepi mu dan tetap bisa berdiskusi denganmu.
aku berdialog sendiri disini. mempertanyakan tentang sepi, tentang kebekuan, tentang kemunafikan bahkan tentang sebuah kepercayaan. apa kau tau arti sesungguhnya dari semua itu?? aku tak bisa mengartikannya sendiri. terlalu rumit bagiku.
aku masih terus bertanya kenapa selalu sepi yang ada bersamamu?? kenapa kau tak pernah sama dengan siang atau pagi?? lalu kenapa bintang dan bulan selalu ada disana?? sedang kan aku tak bisa sepertimu. tak ada yang mengawaniku disini kecuali sepi mu itu.
lalu malam ini,, aku hanya ingin bertanya kepadamu tentang kepercayaan. aku merasa tak pernah mendapatkannya dari siapapun. bahkan orang-orang yang mengaku menyayangiku. dan sangat menyayangiku. mereka tak pernah benar-benar mempercayaiku. kenapa?? sebenarnya aku hanya ingin bebas tapi tak lepas. aku ingin bebas melakukan apapun dengan batasan yang semestinya tlah ku ketahui. aku hanya ingin mereka tau bahwa aku bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah aku lakukan. tapi sampai saat ini tak ada yang memberiku kesempatan untuk melakukannya.
bagaimana cara ku mendapatkan kepercayaan itu?? aku lelah,,dan aku berharap padamu malam...semoga kau tak membiarkanku tergolek tanpa harapan lagi bahkan hanya untuk menikmati sepi mu dan tetap bisa berdiskusi denganmu.
Rabu, 04 Mei 2011
malam menertawakanku !!
malam ini aku begitu merasa benar-benar tak punya apapun. malam yang biasanya hanya diam,,mungkin sekarang tengah menertawakanku. aku tak punya apa-apa disini. diam yang selama ini ku pertahankan untuk tak jadi munafik,,justru menusukku sampai ke ulu hati. tiba-tiba merasa jatuh hingga tak mampu bangkit lagi.
aku benci semua ini. aku ingin mengulang semua dan tak pernah ada di keadaan ini. aku tak bisa karena aku memang benci. mengapa keadaan memaksaku menyukai apa yang aku benci?? aku tak ingin seperti kalian !! aku ingin menjadi diriku yang dulu. yang masih begitu bebas tanpa merasakan beban yang begitu menekan pundakku.
kali ini benar-benar tak dapat ku atasi. semuanya seolah-olah mengeroyok ku. memburu ku dengan belati dan kayu penthungan di tangan mereka. itu yang sekarang ada di angan ku. seolah mereka tak ingin membiarkan aku hidup tenang. menikmati semua yang aku suka dan tak peduli dengan semua yang aku benci.
rasanya ingin berteriak "keluarkan aku!!" dan semua selesai. tapi tak mungkin. lalu apa yang bisa ku lakukan?? mempermalukan semuanya atau mempermalukan diriku sendiri dan menunjukan bahwa aku memang tak punya apa-apa dan tak bisa melakukan apa-apa. dan setelah itu,,mereka akan semakin yakin bahwa aku memang tak punya apa-apa.
kenapa harus aku?? kenapa harus di keadaan ini?? kenapa ada mereka?? atau kenapa aku harus ada disini?? kenapa tak orang lain yang mungkin bisa mengatasi semua ini?? kenapa harus aku yang tak punya apa-apa??
bahkan untuk mengeluarkan satu kata didepan mereka pun aku tak berani. aku ragu,,dan memilih untuk bungkam. lalu sekarang aku harus mengatakan begitu banyak kata. apa kalian ingin membunuhku pelan-pelan?? kalian menyiksaku. lantas apa namanya jika bukan menyiksa??
kenapa kalian seolah memaksaku melakukan sesuatu yang tak ku sukai?? aku bosann. aku hanya ingin semua berjalan tanpa tekanan,,tanpa beban. harapanku untuk mencari kenyamanan di tengah kalian sedikit demi sedikit seolah kandas oleh semua tuntutan itu.
ahh tai kucing !!
biarkan malam tetap tertawa melihatku seperti ini. aku sudah tak peduli.
aku benci semua ini. aku ingin mengulang semua dan tak pernah ada di keadaan ini. aku tak bisa karena aku memang benci. mengapa keadaan memaksaku menyukai apa yang aku benci?? aku tak ingin seperti kalian !! aku ingin menjadi diriku yang dulu. yang masih begitu bebas tanpa merasakan beban yang begitu menekan pundakku.
kali ini benar-benar tak dapat ku atasi. semuanya seolah-olah mengeroyok ku. memburu ku dengan belati dan kayu penthungan di tangan mereka. itu yang sekarang ada di angan ku. seolah mereka tak ingin membiarkan aku hidup tenang. menikmati semua yang aku suka dan tak peduli dengan semua yang aku benci.
rasanya ingin berteriak "keluarkan aku!!" dan semua selesai. tapi tak mungkin. lalu apa yang bisa ku lakukan?? mempermalukan semuanya atau mempermalukan diriku sendiri dan menunjukan bahwa aku memang tak punya apa-apa dan tak bisa melakukan apa-apa. dan setelah itu,,mereka akan semakin yakin bahwa aku memang tak punya apa-apa.
kenapa harus aku?? kenapa harus di keadaan ini?? kenapa ada mereka?? atau kenapa aku harus ada disini?? kenapa tak orang lain yang mungkin bisa mengatasi semua ini?? kenapa harus aku yang tak punya apa-apa??
bahkan untuk mengeluarkan satu kata didepan mereka pun aku tak berani. aku ragu,,dan memilih untuk bungkam. lalu sekarang aku harus mengatakan begitu banyak kata. apa kalian ingin membunuhku pelan-pelan?? kalian menyiksaku. lantas apa namanya jika bukan menyiksa??
kenapa kalian seolah memaksaku melakukan sesuatu yang tak ku sukai?? aku bosann. aku hanya ingin semua berjalan tanpa tekanan,,tanpa beban. harapanku untuk mencari kenyamanan di tengah kalian sedikit demi sedikit seolah kandas oleh semua tuntutan itu.
ahh tai kucing !!
biarkan malam tetap tertawa melihatku seperti ini. aku sudah tak peduli.
diam-ku
saat semua orang bertnya,,"mengapa kau diam?? apa kau tak bisa bicara??". aku hanya tersenyum. aku hanya melebarkan mulutku. seperti tersenyum tapi bukan senyuman. ketika mereka kembali bertanya "kenapa kau tak mau bicara??apa kau tak berani pada kami??". akupun hanya melakukan hal yang sama. lalu ada seseorang yang memandangku dengan kebisuannya,, dia tersenyum padaku dan mendekat lalu berkata "aku tak akan memintamu berkata disini. tapi jika tak keberatan,,boleh kah aku berdiskusi denganmu melalui tulisan??" aku tersenyum dan cepat mengambil kertas dan pena. aku mencoba menuangkan semua yang ada di otakku. dan aku mulai nyaman. selama ini aku hanya bisa berdiskusi dengan otakku sendiri. bodoh mungkin karna dengan seperti itu aku tidak akan menemukan jawaban yang pasti dari kebimbanganku. tapi itu lah yang membuatku nyaman. kadang aku tertawa sendiri,,tersenyum,, bahkan tiba-tiba menggelengkan kepala. orang lain mungkin menganggapku aneh,,tapi tidak bagi diriku sendiri karena aku tengah berdiskusi dengan otakku sendiri. itulah jawaban dari semua diamku selama ini.hehehe
Jumat, 29 April 2011
dari hati untuk IBU
ibu telah membuatku menjadi seperti ini
membuatku dewasa dan mandiri
ibu yang mengajarkan aku arti kasih sayang
ibu memperkenalkan kesetiaan dan penghianatan
mengajarkanku rasa sakit,,
tapi juga memberiku kesempatan untuk merasa bangga
ibu yang selalu membuatku mencoba tersenyum dalam tangis
dia memberiku kelembutan...
dia tak pernah menunjukkan kelemahannya
dia selalu tersenyum saat hati dan raganya terluka
dia tak pernah membiarkan air matanya mengalir di depanku
meski terkadang aku tetap melihatnya
aku merindukan sosoknya yang lembut
aku ingin melihat senyum itu lagi
aku ingin sesekali mengusap airmatanya
aku ingin membalut lukanya
ibu,,aku ingin sesekali menghabiskan malam bersamamu
mengungkapkan semua cerita yang ada di hatiku
cerita yang selama ini belum sempat aku ungkapkan
cerita tentang sedihku,,bahagiaku,,dan semua bimbang dan raguku
ibu,,aku juga ingin sesekali kau hapus airmataku
aku ingin meletakkan kepalaku di pangkuanmu lagi
seperti waktu semua masih begitu polos
aku merindukan masa itu
aku tak ingin semua menjadi begitu berbeda
aku benar-benar ingin memelukmu lagi...
ibu,,maaf untuk semua kenakalanku
maaf untuk semua kata-kataku yang melawanmu
maaf untuk sebuah perasaan yang sempat meragukanmu
karena hingga batas waktu yang tak ku mengerti
kau tetap yang terbaik untukku dan mereka
membuatku dewasa dan mandiri
ibu yang mengajarkan aku arti kasih sayang
ibu memperkenalkan kesetiaan dan penghianatan
mengajarkanku rasa sakit,,
tapi juga memberiku kesempatan untuk merasa bangga
ibu yang selalu membuatku mencoba tersenyum dalam tangis
dia memberiku kelembutan...
dia tak pernah menunjukkan kelemahannya
dia selalu tersenyum saat hati dan raganya terluka
dia tak pernah membiarkan air matanya mengalir di depanku
meski terkadang aku tetap melihatnya
aku merindukan sosoknya yang lembut
aku ingin melihat senyum itu lagi
aku ingin sesekali mengusap airmatanya
aku ingin membalut lukanya
ibu,,aku ingin sesekali menghabiskan malam bersamamu
mengungkapkan semua cerita yang ada di hatiku
cerita yang selama ini belum sempat aku ungkapkan
cerita tentang sedihku,,bahagiaku,,dan semua bimbang dan raguku
ibu,,aku juga ingin sesekali kau hapus airmataku
aku ingin meletakkan kepalaku di pangkuanmu lagi
seperti waktu semua masih begitu polos
aku merindukan masa itu
aku tak ingin semua menjadi begitu berbeda
aku benar-benar ingin memelukmu lagi...
ibu,,maaf untuk semua kenakalanku
maaf untuk semua kata-kataku yang melawanmu
maaf untuk sebuah perasaan yang sempat meragukanmu
karena hingga batas waktu yang tak ku mengerti
kau tetap yang terbaik untukku dan mereka
Rabu, 27 April 2011
sejenak disini
sayank...
aku lelah...
boleh kah sejenak aku bersandar di bahumu??
aku berjanji ini hanya sesaat
dan aku tak akan membuatmu turut lelah bersamaku
aku hanya ingin mencoba berhenti dari semua ini
aku ingin sejenak memejamkan mata
dan mencoba tak melihat dunia yang begitu rumit
seandainya kau menyayangiku,,
boleh kah aku memintamu untuk memelukku??
aku ingin ada seseorang yang meringankan bebanku
jika kau memelukku,,
aku berjanji akan memelukmu lebih erat
dan lebih erat lagi...
aku ingin sejenak terlelap di pelukanmu
melepaskan diri dari semua kemunafikan manusia
mencari kejujuran dari setiap degup jantungmu
dah kehangatan hembusan nafasmu
tapi jika kau ingin pergi,,
pergilah sekarang juga
sebelum aku memegang tanganmu dan berkata
"jangan pernah pergi dariku"
dan,,ketika kau berbalik untuk meninggalkanku
jangan pernah lagi melihatku
karna aku tak mau kau tau
aku tak pernah memalingkan diriku darimu
aku lelah...
boleh kah sejenak aku bersandar di bahumu??
aku berjanji ini hanya sesaat
dan aku tak akan membuatmu turut lelah bersamaku
aku hanya ingin mencoba berhenti dari semua ini
aku ingin sejenak memejamkan mata
dan mencoba tak melihat dunia yang begitu rumit
seandainya kau menyayangiku,,
boleh kah aku memintamu untuk memelukku??
aku ingin ada seseorang yang meringankan bebanku
jika kau memelukku,,
aku berjanji akan memelukmu lebih erat
dan lebih erat lagi...
aku ingin sejenak terlelap di pelukanmu
melepaskan diri dari semua kemunafikan manusia
mencari kejujuran dari setiap degup jantungmu
dah kehangatan hembusan nafasmu
tapi jika kau ingin pergi,,
pergilah sekarang juga
sebelum aku memegang tanganmu dan berkata
"jangan pernah pergi dariku"
dan,,ketika kau berbalik untuk meninggalkanku
jangan pernah lagi melihatku
karna aku tak mau kau tau
aku tak pernah memalingkan diriku darimu
Langganan:
Postingan (Atom)







